HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN PERILAKU SELF-HARM PADA REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

THE RELATIONSHIP BETWEEN STRESS LEVELS AND SELF-HARMING BEHAVIOR IN ADOLESCENTS IN ISLAMIC SENIOR HIGH SCHOOL

Authors

  • Mafela Devianggi Saidah Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta
  • Estin Yuliastuti Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta
  • Anggi Luckita Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.53345/bimiki.v14i1.601

Keywords:

Remaja, Self-Harm, Stress

Abstract

Pendahuluan: Masa remaja merupakan fase yang terjadi tiap individu pada usia 10-18 tahun. Fase ini ditandai dengan individu mencapai kematangan mental, emosional, sosial, fisik, dan transisi dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Salah satu gangguan kesehatan mental yang sering dialami oleh remaja yaitu stres. Stres yang jika tidak ditangani dengan baik maka dapat berisiko melakukan perilaku self-harm.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat stres dengan perilaku self-harm pada remaja.

Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 12 Januari 2026 di salah satu sekolah menengah atas di Surakarta yang melibatkan 147 remaja. Instrumen penelitian meliputi kuesioner Perceived Stress Scale 10 (PSS-10) untuk mengukur tingkat stres dan Self-Harm Inventory (SHI) untuk mengidentifikasi perilaku self-harm. Analisis data  menggunakan uji Spearman Rho.

Hasil: Hasil uji analisis didapatkan bahwa p value 0,007 (p value<0,05) dan nilai korelasi 0,223 yang berarti terdapat hubungan antara tingkat stres dan perilaku self-harm dengan arah hubungan positif kekuatan hubungan lemah.

Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan perilaku self-harm pada remaja. Meskipun hubungan yang ditemukan memiliki kekuatan korelasi lemah, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat stres merupakan salah satu faktor yang berkaitan dengan perilaku self-harm. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat menjadi salah satu dasar pertimbangan dalam pengembangan upaya promotif dan preventif, termasuk keperawatan jiwa, untuk mendukung kesehatan mental remaja.

 

Kata kunci: Remaja, Self-Harm, Stres.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-06-24